
Magetan, 16 September 2026 — Suasana Upacara Pembukaan Madaris Camp Fest Kementerian Agama Kabupaten Magetan Tahun 2026 berlangsung semakin meriah dengan penampilan Reog Singo Taruno dari MTsN 2 Magetan pada Rabu, 16 September 2026.
Penampilan kesenian tradisional khas Ponorogo tersebut menjadi salah satu suguhan budaya yang menarik perhatian peserta dan tamu undangan dalam kegiatan yang diikuti oleh madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Magetan.
Reog Singo Taruno ditampilkan secara langsung oleh siswa-siswi MTsN 2 Magetan dengan formasi lengkap. Sebanyak 2 penari Reog, 2 Caplokan, 4 Pentul, dan 12 penari Jatil tampil kompak dan penuh semangat, menghadirkan perpaduan gerak, musik, dan karakter khas kesenian Reog.
Penampilan para siswa dan siswi tersebut tidak hanya menjadi hiburan dalam rangkaian pembukaan Madaris Camp Fest, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam mengenalkan, melestarikan, dan mengembangkan seni budaya daerah di kalangan generasi muda.
Dengan penuh percaya diri, para pemain Reog Singo Taruno menunjukkan kemampuan yang telah mereka latih. Kekompakan formasi dan semangat para penampil berhasil menciptakan suasana pembukaan yang semarak sekaligus memberikan warna budaya lokal dalam kegiatan Madaris Camp Fest.
Bagi MTsN 2 Magetan, keterlibatan siswa dalam kegiatan seni budaya menjadi bagian dari upaya membentuk generasi madrasah yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap warisan budaya daerah.
Melalui Reog Singo Taruno, para siswa belajar bahwa budaya lokal merupakan identitas yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Semangat tersebut sejalan dengan upaya madrasah untuk memberikan ruang kepada peserta didik dalam mengembangkan bakat, kreativitas, kerja sama, dan rasa percaya diri.
Penampilan Reog Singo Taruno MTsN 2 Magetan dalam Upacara Pembukaan Madaris Camp Fest Kemenag Kabupaten Magetan 2026 pun menjadi momentum membanggakan. Para siswa berhasil membawa semangat seni budaya lokal ke tengah kegiatan madrasah, sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda madrasah memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya bangsa.
Reog Singo Taruno — dari madrasah, untuk budaya dan generasi masa depan.





