
(14/07/2026) Dalam kegiatan Matamuda, Agen Dharma Wanita Persatuan MTsN 2 Magetan menyampaikan materi dengan tema Belajar Moderasi Beragama Berbasis Panca Cinta. Acara diawali dengan kegiatan perkenalan oleh Agen DWP, bu Hilmiaty Muhibbah, bu Anib Sunarni, serta bu Kholifatus Sa’adah. Dilanjutkan dengan penyampaian materi dengan tema Belajar Moderasi Beragama Berbasis Panca Cinta: “Cinta Menyatukan, Moderasi Beragama Menguatkan”.
Diibaratkan dengan filosofi botol yang memiliki bentuk wadah sama, tetapi memiliki nilai yang berbeda sesuai dengan isinya. Hal ini bermaksud bahwa nilai seseorang tidak ditentukan oleh wujud fisiknya, melainkan oleh apa yang mengisi jiwa dan pikirannya. Melalui filosofi tersebut, murid diajak untuk memahami pentingnya mengisi diri dengan nilai-nilai kebaikan, toleransi, serta semangat hidup berdampingan dalam keberagaman.
Murid juga diajarkan mengenai tepuk Panca Cinta~~~
…………
Tepuk Panca Cinta (prok prok prok)
Cinta Allah, cinta Allah, dan Rasul-Nya (prok, prok, prok)
Cinta ilmu, cinta alam, dan lingkungan (prok prok prok)
Cinta diri dan sesama
Cinta tanah air kita
Panca cinta jiwa madrasah (prok prok prok)
Kegiatan tepuk Panca Cinta dilaksanakan secara bersama-sama untuk menumbuhkan semangat, kekompakan, serta menanamkan nilai-nilai Panca Cinta sebagai karakter utama murid di lingkungan madrasah.
Mencakup juga yel-yel moderasi beragama~~~
Siapa kita: AGEN MODERASI BERAGAMA
Motto kita: SIAP MENJAGA NKRI
Agen Moderasi Beragama: MODIIS
* Moderat
* Inspiratif
* Inklusif
* Santun
Yel-yel tersebut disampaikan dengan penuh antusias sebagai bentuk komitmen peserta didik dalam menerapkan sikap moderasi beragama di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.
Dilanjutkan dengan permainan pohon karakter dengan memadukan 6 Dimensi Panca Cinta di setiap ranting pohon dimulai dari nilai religius, nilai intelektual, nilai ekologis, nilai personal, nilai sosial, dan nilai kebangsaan yang pada setiap dimensi dilengkapi dengan kartu kasus dan kartu bintang. Kartu kasus berisi permasalahan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan kartu bintang berisi komitmen perilaku positif yang menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak.
Tata cara permainan meliputi:
1. Buat kelompok yang terdiri atas 6 murid pada tiap kelompoknya;
2. Perwakilan kelompok suit (hom pim pah) untuk menentukan kelompok yang maju;
3. Kelompok yang maju kemudian melempar dadu;
4. Mengambil kartu kasus sesuai dengan angka yang tertera;
5. Pecahkan kasus dan diskusikan dengan anggota kelompok;
6. Menyampaikan jawaban dengan lantang sesuai dengan komitmen/kesepakatan perilaku yang ada pada kartu bintang;
7. Ulangi dengan kelompok lain sesuai dengan prosedur.
Melalui permainan ini, murid diharapkan mampu memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama berbasis Panca Cinta dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan madrasah yang harmonis, inklusif, dan berkarakter.







